Kamu...
Kamu yang membuat aku percaya lagi apa itu Menikah
Kamu yang berkali kali meyakinkan ku untuk tidak merasa takut untuk Menikah
Kamu yang selalu menggebu agar hubungan ini segera disah kan menjadi sebuah Pernikahan
Kemudian ....
Aku menerima semua dengan bahagia walau masih merasa takut
tapi berkali kali kamu pun meyakin kan aku kalau KITA BISA menjalaninya
Kemudian...
Kita menyatukan Visi Misi mengenai Pernikahan yang akan kita jalani nanti
Kamu setuju , Aku setuju dan KITA setuju bahwa
Menikah biar kita ada temen sampe Tua
Ekonomi/Finance bentuk perjuangan bersama
Anak Bonus
Ibadah kita belajar sama sama supaya Kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi
Aku menerima mu karena Kamu adalah Temanku
Aku menerima mu karena Kita Sama
Kita saling mengetahui masa kelam yang pernah kita alami satu sama lain
oleh karena itu kita tidak perlu menutupi hal hal yang dianggap aneh oleh orang lain
Kita saling tau
Kemudian ....
Kita sepakat menjalin komunikasi yang baik,
Saling mengingatkan
Saling menjaga
Sembari saling mengingatkan diri masing masing ketika terjadi masalah kita tidak pernah mau lagi menyentuh Dunia itu bahkan Kita tidak boleh mengatakan Berakhir
Jika ada itu sudah pasti disebabkan karna Perselingkuhan
Kamu Selalu ku sebut dalam 1/3 Malam ku ketika aku berkomunikasi Intim bersama Nya
Kamu Selalu ku sebut dalam setiap Doa yang aku titipkan kepada Nya
Aku yang selalu khawatir jika terjadi sesuatu sama Kamu
terlebih jika kamu tidak ada kabar.
Aku yang terkadang masih takut jika kamu kembali ke Dunia itu
Ya.. Aku
Jika aku sudah berkomitmen bersama seseorang, aku tidak akan setengah menjalani nya
Tapi jika aku merasa diabaikan , tidak dihargai lagi .. entah laah
Waktu terus berlalu ... hubungan jarak jauh yang kita jalani masih terasa indah dan hal baru bagi Kita , walaupun jika ada apa apa selalu aku yang mencari mu
Sampai lah saat nya aku merasa komunikasi kita hubungan kita tidak bergerak maju untuk menjadi lebih saling mengenal satu sama lain diluar hal pertemanan
Saat itu aku langsung menyampaikan semua apa yang mengganjal dipikiran dan hati ku
Kamu paham dan kamu mengakui jika kita tidak pernah membangun komunikasi lebih dalam lagi
yang disebut Deep Talk , lalu cara kamu dll
Kamu berjanji akan merubahnya ...
itu adalah kali pertama aku menegur tentang hubungan kita
setelah itu yang terjadi ..
ya tidak terjadi apa apa
Semakin stuck ...dan semakin hilang
aku takut saat itu aku benar takut
takut kehilangan lagi takut tersakiti lagi takut ini tidak berjalan lancar
karena yang aku rasa selama kita berhubungan hanya aku yang selalu mengkhawatirkan hubungan kita , hanya aku yang selalu mencari jalan terbaik untuk hubungan kita
hanya aku yang selalu bertanya bagaimana kelanjutan hubungan kita
apakah kita jadi mengadakan pertemuan antar keluarga ?????
dan kamu meyakinkan itu kembali , bahkan sudah menentukan tanggal
kemudian hal itu terjadi lagi
komunikasi kita semakin tidak lancar
Aku masih sabar masih mau menunggu masih mau melanjutkan hubungan ini
entah kenapa aku juga tidak tau
semakin hari semakin aku tau bahwa sudah ada Rasa yang tumbuh di hatiku ,
walaupun hatiku belum total sembuh dari kejadian dimasa sebelum ada kamu
berkali aku menolak tapi tetap rasa itu semakin ada dan aku Bahagia
sembari membayankan acara yang akan ku nantikan
Kamu bersama Orangtua mu datang menemui Orang Tua ku ..
Semakin lama aku semakin ingin selalu ingin tau semua yang ada dikamu
walaupun aku sadar hal tersebut tidak pernah kamu lakukan kepadaku
Diluar iya aku terlihat biasa saja bahkan terkesan Galak
percayalah terkadang aku menggunakan hal itu untuk menyembunyikan rasa yang ada walaupun sebagian diri aku memang ada terkesan Galak
Aku selalu menunggu menanti semua kepastian yang ada
bahkan selalu aku yang menanyakan perihal itu
Kamu tak pernah sekali pun mempunyai Itikad baik ketika ada hal penting yang harus disampaikan mengenai hubungan ini, karna hubungan ini sudah diketahui oleh kedua belah pihak keluarga bukan antar Aku dan Kamu
Lama lama Kamu kehilangan fokus mengenai hubungan ini tapi kamu tidak pernah mau membicarakannya sedangkan aku butuh kepastian itu
Tidak masalah aku masih tetap menerima mu bahkan Bodohnya aku , rasa itu semakin ada.
semakin lama kamu semakin menyepelekan hal ini,
kita semakin tidak mempunya waktu untuk membicarakan dengan serius tentang rencana yang sudah kita rencanakan padahal waktu sudah semakin mendekat
Aku ga tau sampai sekarang apa ada yang salah dengan ku selama kita berhubungan ?
karna kamu tidak pernah membicarakannya , aku tanyapun terkadang jawaban kamu seperti orang yang tidak ingin membicarakan hal itu
lalu semakin aku tau ternyata kamu ada hal lain yang kamu ingin fokus kan
yaitu Pekerjan
itu pun harus aku paksa dulu supaya kamu bercerita ..
aku terima semuaaa sempat kita berbicara kemana arah nanti kamu ingin kan demi karir kamu
aku suport bahkan aku sampai mengatakan manfaatkan aku ambil hal yang positif dari aku untuk belajar yang berhubungan pencapaian karir nya
jika memang kita ini pasangan seharus nya kamu percaya aku kamu bercerita masalah mu
tapi yang ada selama ini kamu menyimpan sendiri oh tidak kamu lebih percaya teman mu dibanding aku dan aku merasa tidak berguna sebagai pasanganmu
aku masih menerima dan memberi kamu kesempatan untuk hubungan kita
walaupun belum ada juga itikad baik dari kamu untuk menjelaskan solusi dari semua ini
muncul lah pertanyaan ku
Jika kamu emank mau fokus karir dan ga bisa terpecah konsentrasi dengan hubungan kita kenapa kamu berani mengajak ku menikah di awal ?
jawaban yang kamu berikan dengan entengnya
"aku tidak akan tau jika karir aku bakal terancam seperti ini "
lalu berbagai alasan yang kamu sebutkan yang berhubungan dengan karir
disitu rasa nya aku mau nangis dan marah kecewa
Bagaimana yang terjadi
Pada waktu itu kamu mengira karir kamu baik baik saja lalu kita menikah apakah ada jaminan setelah menikah karir mu akan baik baik saja ????
We never know what will happen kan
so kenapa sekarang menyalahkan hubungan jika belum yakin menikah tidak usah mengajak
apa dia tidak ingat Visi misi tujuan kita menikah apa ???
dari situ aku berfikir
Kamu tidak benar serius dengan ini semua
kamu masih belum dewasa menghadapi hal hal buruk jika itu terjadi kedepannya
dan saat itu aku masih mau menerima mu dan memberikan kesempatan
dengan kita menghabis kan waktu bersama dengan aku meminta waktu kamu untuk kita membicarakan semua berdua secara serius dan kamu menyetujui itu
tapi yang ada hal itu tidak ada , sengaja aku menunda kepulangan agar meminta waktu mu sebentar tapi tidak kamu usahakan itu malah yang ada kamu memilih meluangkan waktu kamu untuk teman kamu yang sedang kesulitan dalam kerjaan dan butuh curhat , padahal itu adalah hari terakhir aku bersama mu, bahkan meminta waktu mu sebentar saja susah.
Sudah sudah walau pahit
oke aku masih menunggu dengan waktu sedikit keesokannya masih aku memberikan kesempatan
Tapi yang terjadi NOTHIN
karna aku tidak tahan dengan semua dengan sangat hancur dan berat hati
aku membiarkan kamu memilih fokus mengejar karir dan cita citamu
aku biar dengan diri ku sendiri
kamu hanya Diam tidak berusaha apa apa
hanya berkata kamu baik baik jika ada apa apa kabari
Tidak itu tidak akan terjadi lagi
Sudah semua nya
ini bukan tentang aku tidak mau menemani mu dari 0 tapi tentang komitmen mu tentang kesepaktan kita tentang bagaimana kamu bersikap ketika sedang menghadapi masalah
untuk diri kamu sendiri aja masih bingung bagaimana nanti ketika sudah menikah ?
yang pasti akan menambah banyak persoalan yang tetap harus multitasking
kamu tidak tau yang mana menjadi priotas, kamu tidak bisa menempatkan suatu hal pada tempatnya. hal terpenting ini mengenai ITIKAD BAIK kamu
yang jelas kamu belum Siap MENIKAH
I End up this relationship
Ini adalah 2022 yang paling menakjubkan bagi ku ketika aku dipatahkan berkali kali
yang terakhir ini mengenai MENIKAH
sudah sulit untuk ku untuk memulai hubungan baru lagi
dan ForGodSake aku tidak akan kembali ke Dunia itu walaupun sudah tersakiti berkali kali
yang aku tidak bisa lakukan adalah menjalin hubungan baru dan percaya kembali dengan kata MENIKAH
Dont trust anymore
Sedih sampai detik aku menulis ini bahkan Kata Maaf pun tak keluar dari mulut mu
semua benar benar menghilang
aku tak sanggup melihatmu bahkan di social media pun aku memblokir semua
Kamu tau ...
betapa sulit aku menjelaskan kepada seluruh keluarga ku ..
Kamu tau rasanya kaya apa ???
SEDIH!!!!!!!!!!!!!!!
USELESS!!!!!!!!!!!!
Rusak semua .....




























